Daging Kurban Harus Dimasak dengan Baik untuk Menghindari Penyakit Berbahaya

Discussion in 'Health & Medical' started by yuyutwah, Oct 4, 2014.

  1. yuyutwah

    yuyutwah Member

    Joined:
    Feb 4, 2014
    Messages:
    427
    Likes Received:
    18
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    Sumber artikel:

    [​IMG]
    Jakarta - Pemerintah memang telah memiliki regulasi yang ketat guna memastikan hewan kurban yang dikonsumsi saat Hari Raya Idul Adha sudah terbebas dari segala penyakit yang membahayakan, misalnya antraks.

    Namun persoalannya, seperti yang disampaikan Anggota Panel Ahli Komisi Nasional Penanggulangan Zoonosis, dr Emil Agustino M.Kes, tidak semua penjual hewan ternak mematuhi standar kesehatan yang diharuskan.

    "Hewan-hewan ternak yang dijual masih banyak yang tidak diperiksa oleh dokter hewan, misalnya yang ada di kampung-kampung yang tidak melalui jalur resmi. Kadang mereka tidak tahu kalau ternyata hewan ternak yang dijual sudah tertular antraks. Inilah yang terjadi di Boyolali, Sragen, dan daerah lainnya," ungkap Emil Agustino di sela acara Rakornas ke-3 Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis (KNPZ), di Jakarta, Rabu (1/10).

    Dijelaskan Emil, antraks merupakan penyakit menular yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis. Penyakit ini bersifat zoonosis yang berarti dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Infeksi yang terjadi akibat bakteri ini bisa mengakibatkan kerusakan pada beberapa jaringan, hingga organ utama.

    "Antraks dapat memasuki tubuh manusia melalui usus, paru-paru (dihirup), atau kulit melalui luka. Bakteri ini sifatnya endemik dan sudah ada di rumput-rumput dalam bentuk spora. Spora ini juga susah mati dalam suhu kamar. Makanya kalau mau makan daging kurban, harus dimasak sampai benar-benar matang dengan suhu tinggi di atas 100 derajat celcius agar bakterinya mati," tambah Emil.

    Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra ), Agung Laksono, juga mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) agar meningkatkan pengawasan terhadap penjualan hewan kurban.

    "Hewan kurban harus melalu proses standar, artinya tidak boleh diperjualbelikan bila tidak memenuhi syarat kesehatan, misalnya tertular antraks. Karena itu, Pemda harus hati-hati dan perlu meningkatkan pengawasan. Sebab ini bisa menimbulkan ancaman tersendiri," ujar Agung Laksono.

    Untuk mengetahui ciri-ciri daging yang segar dan sehat, baca pada link berikut: http://alamiilmiah.com/ciri-ciri-daging-kurban-yang-segar-dan-halal/
     
  2. Grant Verleend

    Grant Verleend Active Member

    Joined:
    Sep 10, 2014
    Messages:
    1,234
    Likes Received:
    35
    Trophy Points:
    48
    Google+:
    bener banget karena jaman sekarang ini banyak penipuan yang dilakukan oleh pedagang daging kurban
     
  3. fairadisain

    fairadisain Member

    Joined:
    Sep 18, 2014
    Messages:
    168
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    18
  4. Ardilas

    Ardilas Super Level

    Joined:
    Feb 18, 2013
    Messages:
    4,239
    Likes Received:
    319
    Trophy Points:
    83
    Google+:
    Menurut saya semua daging harus dimasak dengan baik demi kesehatan pengkonsumsi.
     
  5. karangmulya

    karangmulya Member

    Joined:
    Sep 21, 2014
    Messages:
    155
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Masak dengan baik agar sehat juga menyehatkan dan yang pasti harus di masak yang enak kalau tidak ingin mubazir... Thanks Infonya..
     
  6. Mulia Rifai

    Mulia Rifai Member

    Joined:
    Sep 27, 2014
    Messages:
    95
    Likes Received:
    6
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    ane dimakasin gan, gak tahu menahu hhhe
     
  7. Tantowi

    Tantowi Active Member

    Joined:
    May 9, 2015
    Messages:
    635
    Likes Received:
    24
    Trophy Points:
    48
    Nah ini gan kalo gak dimasak dgn baik emang gmna gitu yaah
     
Loading...

Share This Page