HOBICON 2026 dan Fenomena Tumbuhnya Ekosistem Komunitas Kreatif di NTB

Discussion in 'General Discussion' started by Berita Mataram, Jun 12, 2026.

  1. Berita Mataram

    Berita Mataram New Member

    Joined:
    May 15, 2020
    Messages:
    27
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan komunitas berbasis hobi di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Jika dahulu komunitas hanya identik dengan aktivitas berkumpul dan berbagi minat yang sama, kini banyak komunitas berkembang menjadi ruang kolaborasi, edukasi, hingga penggerak ekonomi kreatif.

    [​IMG]

    Fenomena tersebut juga terlihat di Nusa Tenggara Barat melalui penyelenggaraan HOBICON (Hobby & Community Connect) 2026 yang akan berlangsung pada 19–21 Juni 2026 di Transmart Mataram.

    Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, HOBICON telah berkembang menjadi salah satu event komunitas terbesar di NTB. Tahun ini, panitia menargetkan lebih dari 5.000 pengunjung dengan melibatkan lebih dari 20 komunitas dan puluhan pelaku usaha lokal.

    Menariknya, komunitas yang terlibat berasal dari latar belakang yang sangat beragam. Mulai dari komunitas budaya Jepang, K-Pop, Gundam, Pokemon TCG, Yu-Gi-Oh, Mini 4WD, diecast, catur, hingga komunitas reptil dan berbagai komunitas kreatif lainnya.

    Jika dilihat lebih jauh, keberadaan komunitas-komunitas tersebut menunjukkan adanya perubahan pola aktivitas generasi muda. Hobi yang sebelumnya dilakukan secara individu kini berkembang menjadi aktivitas sosial yang mampu membangun jaringan pertemanan, meningkatkan keterampilan, hingga menciptakan peluang usaha.

    Sebagai contoh, komunitas Mini 4WD dan diecast yang awalnya hanya berfokus pada aktivitas koleksi dan kompetisi kini telah melahirkan berbagai usaha pendukung seperti penjualan spare part, aksesori, merchandise, jasa modifikasi, hingga penyelenggaraan event.

    Hal yang sama juga terjadi pada komunitas cosplay, K-Pop, trading card game, dan berbagai komunitas kreatif lainnya yang menciptakan permintaan terhadap produk maupun jasa tertentu.

    Karena itu, event seperti HOBICON tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang lebih luas.

    Tahun ini, lebih dari 40 tenant ditargetkan ikut serta dalam HOBICON 2026 dan sebagian besar berasal dari pelaku usaha lokal NTB. Produk yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari merchandise komunitas, koleksi hobi, mainan, produk kreatif, hingga kuliner.

    Dari perspektif ekonomi daerah, kehadiran ribuan pengunjung dalam sebuah event tentu memberikan dampak terhadap perputaran transaksi, promosi produk lokal, hingga peningkatan aktivitas sektor pendukung seperti percetakan, fotografi, dekorasi, dan jasa kreatif lainnya.

    Selain itu, event komunitas juga memiliki fungsi sosial yang cukup penting. Di tengah meningkatnya aktivitas digital, komunitas memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi secara langsung, membangun jejaring, dan memperkuat rasa kebersamaan.

    Melihat tren tersebut, menarik untuk didiskusikan apakah komunitas hobi saat ini telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.

    Dengan semakin banyaknya komunitas yang tumbuh dan semakin besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan berbasis hobi, event seperti HOBICON tampaknya tidak lagi sekadar menjadi festival tahunan, melainkan bagian dari perkembangan ekosistem kreatif yang sedang bertumbuh di daerah.

    Bagaimana menurut Anda? Apakah komunitas hobi saat ini sudah mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif dan pengembangan generasi muda di daerah?
     
Loading...

Share This Page