Kebutuhan Dasar untuk Membangun Kecerdasan Majemuk

Discussion in 'General Discussion' started by Jamal Fathul, Dec 10, 2015.

  1. Jamal Fathul

    Jamal Fathul Member

    Joined:
    Mar 23, 2015
    Messages:
    64
    Likes Received:
    13
    Trophy Points:
    8
    Setiap anak mempunyai kecerdasan majemuk mereka sendiri-sendiri, yang jika dikembangkan dengan baik, bisa membuatnya mampu menjadi orang yang kreatif, cerdas, dan juga peduli pada orang lain. Sesuai dengan teori kecerdasan dari Howard Gardner, setiap anak bisa saja mempunyai kecerdasan dalam hal interpersonal, dalam berbahasa, berempati dengan alam sekitarnya, dan juga jenis kecerdasan yang lainnya.

    [​IMG]

    Namun kualitas dari multiple intelligences in sendiri bisa dipengaruhi karena 2 buah faktor, yaitu:



    · Faktor bawaan dari orang tua

    Karena orang tua yang keduanya cerdas biasanya juga mempunyai anak yang juga cerdas.

    · Faktor lingkungan

    Faktor ini juga sangat berpengaruh. Bayangkan jika meskipun anak tersebut cerdas, namun lingkungan sekitarnya tak mendukungnya untuk bisa mengembangkan kecerdasannya tersebut, atau keterbatasan ekonomi. Tentu saja dia tak bisa mengembangkan potensinya secara maksimal.



    Meski ada kedua faktor di atas tersebut, orang tua bisa berusaha mengembangkan inteligensi majemuk yang dimiliki anak dengan mencukupi ketiga kebutuhan pokok mereka, yaitu:



    1. Kebutuhan biologis

    Agar kecerdasan anak bisa berkembang, dia akan membutuhkan gizi yang cukup sehingga otak dan anggota badannya bisa tumbuh, serta mencegah penyakit bersarang di dalam dirinya.

    2. Kebutuhan emosi

    Rasa kasih sayang yang Anda berikan sangatlah penting bagi pertumbuhannya. Jika Anda menyayangi, melindunginya, membuatnya merasa aman, dan juga menghargainya, anak pun akan merasa nyaman, dan lebih mudah terbuka tentang memberikan pendapat dan mengikuti teladan Anda.

    3. Stimulasi dini

    Rangsangan yang diterima anak, baik dalam bentuk motorik ataupun sensorik, yang Anda berikan semenjak anak masih di dalam kandungan. Anda bisa melakukannya dengan berinteraksi, mengajak berbicara, menggendongnya, mengajak bermain, mengajarkan cara berbicara, dll.



    Semua hal di atas tersebut akan berkontribusi sangat besar pada perkembangan kecerdasan majemuk anak. Terpenuhinya kebutuhan dasar anak akan memberikan tubuh dan otaknya kesempatan untuk mengembangkan bentuk kecerdasan lain, karena tak perlu terlalu berkonsentrasi untuk survival. Jika Anda mengajaknya berinteraksi, mengajarkan dan mengenalkan anak pada diri sendiri, memberikan contoh nyata, dan memberikannya kesempatan untuk bisa berkreasi, otak anak akan menerima semua itu.
     
Loading...

Share This Page